Adobe Fresco Mini Review

Hai gaiss! setelah sebelumnya gw mereview fitur realistic watercolor di CSP, adobe merilis software gambar baru untuk ipad yakni adobe fresco. Kira-kira apa bedanya dengan software yang sudah ada?

Salah satu fitur yang “disembunyikan” adalah group folder
jika swipe kanan dari layer group folder, muncul layer yang bisa diedit secara mandiri

Sekilas tampilan adobe fresco ini mirip dengan procreate, tampilannya minimalis dengan fitur yang seadanya, namun cukup untuk karya profesional. Buat yang terbiasa dengan photoshop & CSP, mungkin butuh waktu buat terbiasa dengan UI-nya. Selain itu saking minimalisnya, ada beberapa fitur-fitur tersembunyi yang gak bakal kita tahu kalo kita gak ngikutin tutorialnya. Mungkin karena baru dirilis fiturnya belum sebanyak kompetitor. Bisa dibilang kalo adobe merilis ini untuk mematikan pangsa pasar procreate, namun apakah hal tersebut cukup untuk membuatnya bersaing?

Di review kali ini gw hanya membahas fitur – fitur yang esensial dan prominen, salah satunya fitur live brush. Kuas ini adalah simulator yang dapat meniru feel dan looks dari media tradisional. Saat ini fitur brush ini hanya terdiri dari watercolor dan oil brush. Fitur ini cukup bikin gw termangap-mangap karena feelnya terasa nyata banget, cma sayangnya saat ini cuma bisa meniru teknik wet on wet dan cipratan, gw harap sih nantinya ada yg bikin brush tekstur granuled buat melengkapi efek2 lainnya.

kuas live brushnya cukup basic, tapi kita bisa menciptakan efek-efek beragam cukup dengan water flow.
Water flow yang berfungsi untuk mengontrol kadar air, sehingga kita dapat menciptakan gambar yang dinamis.

 

Selain itu pixel brushnya juga gak kalah bagus, feelnya hampir sama dengan alat alat manual. Selain itu tekstur di masing2 kuas di-crafting jadi berasa banget saat pen-nya dimiringin dan divariasikan tebel tipisnya. Oh ya, brush-nya juga bisa kamu custom pressure, flow, dll seperti di procreate dengan hasil yg mendekati brush2 custom di CSP. Untuk fitur live brush custom-nya juga gak kalah menarik, kamu bisa adjust kadar air untuk brush watercolor dan untuk brush cat minyak Kamu bisa mengatur blending cat dan ada fitur fresh load kalau kamu ingin mulai dengan cat baru.

 

Banyak brush yang bisa diimpor dengan format .abr, namun fitur ini tersedia jika berlangganan.
Fitur export yang beragam,  hanya bisa didapat apabila berlangganan

Oh ya software ini tersedia gratis dengan fitur yang terbatas, tapi menurutku sudah cukup kok, tapi kalo kamu crafty banget kyk ingin install brush kesayangan atau fine tuning lagi di software photoshop kamu bisa langganan seharga 149.000 sebulan. Kalo masih ragu2 adobe ngasih gratis langganan 6 bulan hanya dengan daftar subscriptionnya aja tanpa komitmen, jadi bisa cancel setiap saat.

Apakah adobe fresco pantas untuk di-subscribe? Gw memilih untuk tidak subscribe, karena fiturnya masih standar banget. Selain itu aplikasi ini membutuhkan banyak memori sehingga buat device ipad dengan storage 32 GB mungkin kurang cocok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *