Kuas Cat Air Namura Saishiki (Small Size) Review

Alat lukis cat air sudah menjadi obsesi gw sejak pertama kali mencoba media ini. Harga yang mahal sudah terpatri dalam pikiran mengenai alat gambar yang digunakan para maestro, khususnya Hayao Miyazaki. Ia adalah sutradara studio Ghibli yang memuja kekuatan media tradisional. Dengan sentuhan kuasnya, ia menghasilkan kunci visual yang menarik dan hidup.

Bertahun – tahun gw mengulik informasi mengenai alat gambar yang digunakan beliau, terutama merknya. Akhirnya terkumpul sudah merk cat air yang dipakai, tentunya sudah gw jajal jauh sebelum mereview alat ini. Harganya? FANTASTIS NGETSS! apalagi untuk ukuran mahasiswa bau kencur XD

karena harga cat air tersebut, gw sempat berpikir bahwa harga alat lainnya pasti juga luar binasa. sampai gw melihat video ini:

Mateusz Urbanowicz Hayao Miyazaki video
Mateusz Urbanowicz: recreating Miyazaki’s Watercolor set

Saia salah!! ternyata kuasnya gak mahal!!!

Dalam video tersebut, Matt menggambar menggunakan alat gambar yang dipakai oleh Hayao Miyazaki dan menjelaskan merknya apa. Ternyata setelah iseng – iseng ngecek toko langganan merk tersebut ada!! merknya Namura. Gw langsung mengonfirmasi ke Mr. Matt apakah ukuran kuas tersebut sama dengan yang ia pakai. Jackpot!!

Namura Saishiki Brush Mateusz Urbanowicz

Namura Saishiki Smartyhands
Sumber: Smartyhands

Kesan Pertama

Setelah itu gw langsung pesan karena takut kehabisan lol. Setelah sebulan ditangan gw, akhirnya bisa menulis kesan pertama pada kuas ini. Kompetensi Namura sebagai salah satu produsen kuas tertua terlihat dalam craftmanship yang cukup apik. Pegangan bambunya halus, ukurannya pas dan enak digenggam. Bulunya dipotong dan disusun dengan apik, jarang terlihat ada bulu – bulu yang memberontak dan rontok dari pegangannya. Ukuran lem cukup pas, mudah dihilangkan dengan air biasa. Berbeda dengan kuas kaligrafi merk Daiso yang susah banget hilang lemnya walau direbus sekalipun (yes, i’ve done that). Kuas tersebut diproduksi secara tradisional dengan bahan baku bulu hewan asli, mulai dari bulu serigala hingga bulu domba. Kuas Saishiki sendiri adalah kuas berbulu domba yang umumnya digunakan untuk lukisan Tsumi atau Chinese painting.

Coloring brushes in Japanese art are round painting brushes capable of full-textured pigmenting. Artists can use them freely for purposes ranging from applying delicate colors to making bold strokes on wide surfaces. They are thus widely used in a variety of fields, including watercolor painting and design.

Sumber: Smartyhands

Hal yang gw sukai dari kuas dengan bulu hewan asli adalah kapasitas menyimpan air yang cukup besar, sehingga tidak perlu sering mencelupkan ke air. Kuas ini juga mudah mengambil pigmen cat, sehingga teknik wet on wet dan lifting terasa mudah dilakukan tanpa harus menggores kertas.

Namura saishiki brush wet and dry
Kiri: Kuas yang basah, Kanan: Kuas yang kering
Namura saishiki brush wet
Bulu kuas dalam keadaan basah sekali, terlihat ada setetes air yang melebihi kuas
Namura saishiki brush
Bulu kuas mudah menyerap cat

Kapasitas air yang ditampung cukup untuk menutupi satu halaman A5 sebelum dicelup kembali. Air mudah mengalir dari ujung bulunya sehingga saat menyeka sisa cat di kuas, sedikit air akan diserap tisu dengan cepat. Namun, sirkulasi air dari pangkal kuas ke ujung tidak terlalu baik, terkadang ujung kuas selalu kering duluan. malah terkadang disaat ujung kuas kering, pangkal kuas masih menyimpan banyak air. Walaupun gw kurang suka, ternyata hal tersebut cocok dimanfaatkan untuk teknik gradasi saat menciptakan loose floral.

Namura saishiki floral
Hasil tes loose floral dengan kuas Namura Saishiki

Kuas Paling lembut yang Pernah Ada

Dibanding dengan kuas kazan Artemedia yang sering gw pakai, kuas ini lembut banget sehingga butuh waktu untuk terbiasa. Karena lembut dan potongan bulunya panjang, kuas ini mampu menghasilkan banyak variasi garis dan tekstur, dari ukuran minimum 0.5 mm hingga setebal kuas medium. Apabila digunakan dalam kondisi kering, kuas ini mampu menciptakan tekstur rambut dengan mudah.

Namura saishiki brush stroke
Hasil testing garis Namura Saishiki

Hal favorit dari kuas ini adalah saking lembutnya kuas ini tidak akan melukai kertas, apalagi bikin bolong. teknik lifting mudah dilakukan dengan catatan harus diimbangi dengan kapasitas air yang banyak supaya dapat mengangkat pigmen. Berikut hasil testing diatas kertas sketsa Faber Castell:

Namura saishiki brush lifting
Kiri: first wash, Kanan: first wash yang sudah di-lifting

Perawatan

Perawatannya kurang lebih sama dengan kuas cat air lainnya, namun karena terbuat dari bulu domba kita harus tahan sama bau apek khas pada awalnya. Hal yang paling penting dalam merawat kuas ini adalah harus dikeringkan dengan baik, kalau tidak kuas ini akan mengeluarkan bau busuk yang sulit dihilangkan. Bahkan lebih parah lagi berpotensi berjamur apabila tidak diselamatkan. Penyimpanan adalah hal nomer satu dan WAJIB hukumnya untuk memiliki tempat penyimpanan sendiri kalau kamu adalah makhluk yang sering berpergian. Karena lembut banget, kuas ini mudah dibentuk dengan air setelah disiksa dalam kontainer karena terbolak – balik didalam tas.

Kesimpulan

Gw merekomendasikan kuas ini kalau kamu adalah orang yang mau beralih dari brush pen ke kuas biasa, bereksperimen dengan teknik wet on wet dan gradasi, suka tekstur yang organik, atau ingin mencoba kuas bulu hewan asli dengan harga yang terjangkau.

Where to find? Gw beli di smarty hands seharga 51.600, cukup terjangkau dibanding kuas sejenis yang gw temui ditempat lain, apalagi jika dilihat dari kualitas bahan bakunya.

Comments

    1. Post
      Author
      Ayni Tera

      terima kasih^^
      bisa dipesan online di web smartyhands.com, cma karena readynya di gudang jepang jadi perlu menunggu dulu selama seminggu.

Leave a Reply to HAFIZ Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *